Wednesday, July 25, 2018

APA ITU TRANSDUCER DAN SENSOR? APA PERBEDAANNYA?

Edit Posted by with No comments

APA ITU TRANSDUCER DAN SENSOR? APA PERBEDAANYA?

1. Transduser itu adalah suatu alat yang fungsinya itu mengubah suatu energi ke energi lain, salah satu contohnya adalah sensor.Transduser juga dibagi dua yaitu transduser aktif dan pasif. Transduser aktif adalah transduser yang dapat bekerja meskipun tidak energi dari luar, contohnya adalah potensiometer dia membutuhkan energi listrik untuk mengubah volume (di speaker aktif), transduser pasif adalah transduser yang bekerja apabila ada energi dari luar contohnya adalah termokopel yang bekerja jika suhu sekitar berbeda dengan suhu pembanding maka termokopel akan langsung menghasilkan arus listrik.(contoh2 transduser gambar).

Contoh – contoh transduser adalah:
a) Transduser temperatur
Adalah transduser yang menghasilkan tegangan atau arus tertentu sesuai perubahan suhu tertentu.

          b) Transduser Gaya / tekanan.
Adalah Transduser yang menghasilkan tegangan tertentu ketika tekanan benda berubah.
c) Transducer Kelembaban
Lembap berarti kondisi yang terdiri dari udara dan uap air. Tingkat kelembapan ditentukan oleh perbandingan antara persentase uap air di udara.Hygrometer adalah transducer yang menghasilkan sinyal keluaran berdasarkan pada tingkat kelembapan.
2. Sensor itu merupakan jenis transduser yang mengubah energi panas,suhu,sinar dll menjadi energi listrik.contohnya adalah pada termokopel (sensor suhu) yang berfungsi sebagai pembanding antara suhu referensi sama suhu ruangan/suhu yang mau dibandingkan dengan menggunakan sebuah konduktor dan jika suhu referensi dengan suhu yang dibandingkan berbeda akan timbul tegangan listrik..(contoh sensor) aktif pasif. Contoh aktif dan pasif (sensitifitas, linearitas).
Sensor aktif dan pasif:
a. Sensor pasif merupakan sensor yang mendeteksi respon radiasi elektromagnetik dari obyek yang dipancarkan dari sumber alami.
b. Sensor aktif merupakan sensor yang mendeteksi pantulan atau emisi radiasi elektromagenetik dari sumber energi buatan yang biasanya dirancang dalam rangkaian yang memakai sensor.

Contoh contoh sensor:
1) Sensor cahaya
Sensor cahaya adalah sensor yang cara kerjanya yaitu merubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Dipasaran sudah begitu luas penggunaan nya.
Komponen yang termasuk dalam Sensor cahaya yaitu :
a) LDR ( Light Dependent Resistor )
LDR adalah sebuah resistor dimana nilai resistansinya akan berubah jika dikenai cahaya.
b) PhotoDioda
Photo dioda adalah sebuah dioda yang apabila dikenai cahaya akan memancarkan electron sehingga akan menalirkan arus listrik.
c) Phototransistor
Phototransistor adalah sebuah transistor yang apabila dikenai cahaya akan mengalirkan electron sehingga akan terjadi penguatan arus seperti pada sebuah transistor.
2) Sensor suara
Sensor suara adalah sensor yang cara kerjanya yaitu merubah besaran suara menjadi besaran listrik, dan dipasaran sudah begitu luas penggunaan nya.
Komponen yang termasuk dalam Sensor suara yaitu :
Microphone
Micropone adalah komponen elektronika dimana cara kerjanya yaitu membran yang digetarkn oleh gelobang suara akan menghasilkan sinyal listrik.
3) Sensor suhu
Sensor suhu adalah sensor yang cara kerjanya yaitu merubah besaran suhu menjadi besaran listrik dan dipasaran sudah begitu luas penggunaan nya.
Komponen yang termasuk dalam sensor suhu yaitu
a) NTC
NTC adalah komponen elektronika dimana jika dikenai panas maka tahanan nya akan naik.
b) PTC
PTC adalah komponen elektronika dimana jika terkena panas maka tahannany akan semakin turun
c) Termokopel
Persyaratan umum sebuah sensor adalah:
a) Linieritas
Linieritas adalah masukan(inputan) dan keluaran (output) harus berbanding lurus.
b) Sensitivitas
Sensitivitas adalah sesuatu hal yang akan menunjukan sensor kita itu peka atau tidaknya.linieritas sebuah sensor biasanya akan mempengaruhi sensitivitas sensor tersebut.
c) Tanggapan waktu
Tanggapan waktu pada sebuah sensor menunjukan seberapa cepat sensor kita cepat tanggap terhadap perubahan masukan (input).

Friday, July 13, 2018

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Edit Posted by with No comments

 PENGERTIAN TOPOLOGI JARINGAN
Topologi Jaringan adalah struktur dari suatu jaringan, bagaimana jaringan tersebut didesain, khususnya hubungan fisik dan lojik antar simpu-simpul. Local Area Network (LAN) adalah salah satu contoh dari sebuah jaringan yang menunjukkan topologi fisik dan lojik sekaligus. Suatu simpul dalam LAN akan mempunyai satu atau lebih hubungan dengan satu atau lebih simpul di dalam jaringan dan pengaturan hubungan-hubungan dan simpul-simpul ini dapat dibuat dalam bentuk graf yang berbentuk geometris yang dapat menentukan topologi fisik dalam suatu jaringan.

  JENIS TOPOLOGI JARINGAN
Berdasarkan fungsinya topologi jaringan dibagi menjadi dua yaitu topologi fisik jaringan dan topologi logik.
1 Topologi Fisik (Physical Topology).
Topologi ini menjelaskan hubungan perkabelan dan lokasi node atau workstation. Berikut adalah pembagian dari topologi fisik.
1.1 Topologi Bus (Bus Topology).
Topologi ini menggunakan satu segment (panjang kabel) backbone, yaitu yang menyambungkan semua host secara langsung. Apabila komunikasinya dua arah di sepanjang ring, maka jarak maksimum antara dua simpul pada ring dengan n simpul adalah n/2. Topologi ini cocok untuk jumlah prosesor yang relatif sedikit dengan komunikasi data minimal.



Gambar 2.1 Gambar Topologi Bus


Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

Berikut adalah ciri-ciri dari topologi bus :
1.    Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2.    Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3.   Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4.    Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5.    Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6.    Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7.    Susah melakukan pelacakan masalah
8.    Discontinue Support.
a.    Keuntungan topologi bus:
v    Hemat kabel.
v    Layout kabel sederhana.
v    Mudah dikembangkan.

b.    Kerugian topologi bus:
v Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
v Kepadatan lalu lintas.
v Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
v Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

1.2 Topologi Cincin (Ring Topology)
Topologi ini menghubungkan satu host ke host setelah dan sebelumnya. Secara fisik jaringan ini berbentuk ring (lingkaran).




Gambar 2.2 Gambar Topologi Ring

Topologi cincin juga merupakan topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Berikut adalah ciri-ciri dari topologi ring cincin :
1.    Teknologi IBM yang biasa dipasangkan dengan mesin IBM AS/400
2.    Standar IEEE 802.5
3.    Membentuk “cincin”
4.    Setiap segmen di hubungkan dengan “hub central” MSAU = Multistation Access Unit
5.    Konektor AUI : Attachment User Interface
6.    Teknologi token pasing untuk mengirimkan paket data dalam ring
7.    Jika komputer satu down maka data masih bias mengalir
8.    Discontinue Support
a.    Keuntungan topologi ring :
Ø Hemat Kabel
b.    Kerugian topologi ring:
Ø Peka kesalahan.
Ø Pengembangan jaringan lebih kaku.

2.2.1.3 Topologi Bintang (Star Topology)
Menghubungkan semua kabel pada host ke satu titik utama. Titik ini biasanya menggunakan Hub atau Switch. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.



Gambar 2.3 Gambar Topologi Star

Kelebihan dari topologi ini adalah :
a.    Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
b.    Tingkat keamanan termasuk tinggi.
c.    Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
d.    Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
e.    Kekurangan dari topologi ini, jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Penanganan dari kekurangan tersebut adalah dengan disiapkannya node tengah cadangan.
Berikut adalah ciri-ciri dari topologi star :
1.    Topologi yang banyak digunakan sampai saat ini.
2.    Perangkat dihubungkan ke sebuah terminal (hub/switch).
3.    Teknologi Ethernet IEEE 802.3.
4.    Disebut 10Base T.
5.    Konektor RJ-45
6.    Jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat.
7.    Akses ke komputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade.
8.    Jaraknya hanya 100 meter.
9.    Mudah upgrade.

2.2.1.4 Topologi Bintang yang diperluas (Extended Star Topology).
Topologi Extended Star/Bintang yang diperluas adalah sebuah tipe topologi jaringan yang berbasis topologi bintang yang memiliki satu atau lebih repeater (pengulang sinyal) yang berada diantara simpul utama dan simpul-simpul. Repeater berfungsi untuk memperluas jarak maksimum transmisi hubungan titik-ke-titik antara simpul-simpul dengan simpul utama yang ditopang oleh kekuatan transmiter simpul utama.



Gambar 2.4 Gambar Topologi Extended Star

Berikut adalah ciri-ciri Topologi Extended Star:
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node dan sub node berkomunikasi dengan central node dan kembali lagi
  • Banyak penghubung melebihi kapasitas pada umumnya
Kelebihan Topologi Extended Star
  • Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lain tidak terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star
  • Bila central node terputus mka semua node pada setiap sub node juga akan terputus
  • Tidak bisa menggunakan kabel yang lower grade



2.2.1.5 Topologi Hirarki (Hierarchical Topology) / Tree
Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.




Gambar 2.5 Gambar Topologi Hirarki/Pohon



Berikut adalah Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree:
  • Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
  • Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
  • Bila simpul pada hirarki lebih tinggi tidak berfungsi atau bermaslah maka kelompok lain yang berada dibawahnya akan menjadi tidak efektif.

2.2.1.6 Topologi Mesh (Mesh Topology)
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Gambar 2.6 Gambar Topologi Mesh

Berikut adalah ciri-ciri dari topologi mesh :
1.    Konsep Internet.
2.    Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak sebagai client server.
3.    Peer to peer.
4.    Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array dua dimensi tempat masing-masing simpul saling terhubung dengan keempat tetangganya.
5.    Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana adalah 2 (n-1).
6.    Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
7.    Topologi mesh ini cocok untuk hal-hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.
a.    Keuntungan topologi mesh :
    Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.

b.    Kerugian topologi mesh :
    Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga membutuhkan dana yang besar.



2.2.2 Topologi Logical (Topologi Logik)
FDDI ( Fiber Distributed-Data Interface )
FDDI merupakan standar komunikasi data dengan menggunakan fiber optic yang panjangnya sampai dengan 200 km. Protokol FDDI berbasis pada protokol Token Ring yang terdiri dari dua Token Ring, yang satu ring berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring dari dua ring tersebut yang putus atau saat mengalami masalah kegagalan dalam bekerja. Pada sebuah ring FDDI memiliki kecepatan 100 Mbps.
Token Ring
Token Ring merupakan cara akses pada jaringan yang berbasis teknologi ring (gelang), token ring memiliki kemampuan dalam pengiriman data dengan kecepatan 4Mbps dan kemudian meningkat menjadi 16Mbps.
Peralatan jaringan secara fisik dengan token ring terhubung dalam konfigurasi Topologi Ring dimana data akan dilewatkan dari peralatan satu ke peralatan yang lain secara berurutan.

Ethernet
Ethernet merupakan jenis skenario dalam perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer. Ethernet menggunakan beberapa metode untuk melakukan enkapsulasi paket data menjadi Ethernet frame, yakni sebagai berikut:
·      Ethernet II (digunakan untuk TCP/IP, dijelaskan pada pengertian internet menggunakan standar Internet Protocol Suite TCP/IP)
·      Ethernet 802.3 (digunakan untuk berkomunikasi dengan Novell NetWare versi 3.11 dan versi sebelumnya)
·      Ethernet 802.2 (digunakan untuk konektivitas dengan Novell NetWare 3.12 dan versi selanjutnya)
·      Ethernet SNAP (digunakan sebagai kompatibilitas dengan sistem Macintosh yang menjalankan TCP/IP)
Setiap format frame Ethernet di atas tidak saling cocok/kompatibel satu dengan lainnya sehingga cukup menyulitkan dalam instalasi jaringan yang bersifat heterogen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka lakukan konfigurasi terhadap protokol yang digunakan melalui sistem operasi.
Menentukan Topologi Jaringan dalam membangun komunikasi hubungan antara komputer bisa didasari dari segi ukuran skala jaringan dipergunakan, pembiayaan, tujuan, dan penggunaannya.



2.3.    Faktor – Faktor yang Perlu Mendapat Pertimbangan untuk Pemilihan Topologi
Berikut adalah beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topologi yang akan digunakan untuk jaringan komputer :
1.    Biaya
Sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan dalam organisasi.
2.    Kecepatan
Sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem.
3.    Lingkungan
Misalnya listrik atau faktor–faktor lingkungan yang lain, yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang digunakan.
4.    Ukuran
Sampai seberapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
5. Konektivitas
Apakah pemakai yang lain yang menggunakan komputer laptop perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.

sumber : http://sharingfellas.blogspot.com/2015/08/makalah-topologi-jaringan-komputer.html

Pemanfaatan serat optik dalam dunia medis

Edit Posted by with No comments

              Pemanfaatan Serat Optik Dalam Dunia Medis ( Endoskop)
Pemanfaatan serat optik :
          1.         Bumbung Cahaya
Kita dapat menjumpai banyak penerapan serat optik untuk bumbung cahaya (Light Guiding) dan penerapan penerapan baru terus dikembangkan untuk perangkat ini seperti marka jalan. Sebuah sumber cahaya tunggal dapat dipergunakan untuk ‘mencatu’ sejumlah besar serat optik. Sumber cahaya tersebut dibuat dengan sebuah reflektor. Muka depan reflektor kemudian disambungkan ke salah satu ujung bundel serat optik. Cahaya dari sumber cahaya akan dibawa oleh helai helai serat optik ini untuk menyalakan lampu lampu pada papan arka yang membentuk pesan-pesan seperti batas kecepatan yang diizinkan, penutupan ruas jalan, dan sebagainya.
          2.        Penggunaan di Daerah Berbahaya (Penggunaan di Laut)
            Ditengah laut, penerangan merupakan sesuatu yang amat vital dan bahkan dapat menentukan keselamatan hidup. Di lingkungan laut, serat optik menjadi alternatif ya ng jauh lebih handal dan udah digunakan sebagai sarana penerangan. Dengan menggunakan sebuah suber cahaya tunggal saja, berbagai tempat diatas kapal dapat meperoleh penerangan pada saat bersamaan. Kabel-kabel serat optik dapat menghantarkan cahaya untuk mencapai tempat yang membutuhkan penerangan. Dengan menambahkan suatu bentuk filter cahaya, kita dapat menggunakan warna warna untuk mengurangi tingkat kesilauan atau menandai tempat tertentu diatas kapal. Seutas kabel serat optik dapat digunakan untuk meberikan penerangan dibawah laut. Sistem penerangan berbasis serat optik dapat memberikan kehandalan yang lebih baik karena lampu dan peralatan listrik lainnya dapat ditempatkan di ruang bawah dek yang kering, sehingga terlepas dari ancaman korosi karena air garam.
         3.          Komunikasi
            Karena teknologi telepon, televisi, dan internet bertumpu pada serat optik untuk sistem transmisinya maka kabel serat optik dengan cepat dan dalam skala besar digelar diseluruh belahan dunia, melintasi benua dan menyebrangi samudra. Kabel – kabel serat optik kini membawa sebagian besar trafik panggilan telepon yang meninggalkan Amerika Serikat, sedangkan di Inggris lebih dari 95% trafik telepon dibawa oleh serat optik. Diseluh dunia, sistem transmisi serat optik melewatkan sekitar 85% dari seluruh trafik telekounikasi.
                                                                                                              ENDOSKOP


            Ketika cahaya merambat di dalam helaian serat optik,sinar sinarnya akan saling bercampur aduk. Hal ini ini menunjukkan bahwa satu helai serat optik tidak dapat membawa beberapa sinar cahaya yang terpisah secara sekaligus. Untuk menghasilkan sebuah gambar atau citra ( image ), sejumlah besar helaian serat optik harus digunakan agar sinar tersebut dapat disusun seperti titik-titik cahaya ( piksel) untuk membentuk gambar tersebut.
           
            Endoskop adalah suatu alat yang digunakan untuk memeriksa organ-organ di dalam badan secara visual, sehingga dapat dilihat sejelas-jelasnya setiap kelainan yang timbul pada organ yang diperiksa. Jadi jelas bahwa endoskop adalah suatu alat untuk membantu menegakkan diagnosa. Alat ini digunakan dalam pemeriksaan endoskopi, berbentuk pipa kecil panjang yang dapat dimasukkan ke dalam tubuh, misalnya ke lambung atau ke rongga tubuh lainnya. Didalam pipa tersebut terdapat dua buah serat optik. Satu untuk menghasilkan cahaya agar bagian tubuh di depan ujung endoskop terlihat jelas, sedangkan serat lainnya berfungsi sebagai penghantar gambar yang ditangkap oleh kamera.
            Disamping itu, kedua serat optik tersebut, terdapat satu buah bagian lagi yang bisa digunakan sebagai saluran untuk pemberian obat dan untuk measukkan atau mengisap cairan. Selain itu, bagian tersebut juga dapat dipasangi alat alat medis seperti gunting kecil, sikat kecil, dan lain-lain. Endoskop dapat diarahkan ke atas–bawah dan ke kiri–kanan sewaktu dimasukkan ke dalam tubuh. Mikro-endoskop  dapat dimasukkan melalui hidung ke rongga atau melewati bagian belakang tenggorokan dan saluran eustachius menuju telinga atau melalui pembuluh darah menuju jantung atau turun melalui saluran pencernaan dan menuju ke hati dan kantung empedu atau melalui saluran kencing ke ginjal.
            Endoskopi tidak hanya berfungsi sebagai alat periksa terapi juga untuk melakukan tindakan medis seperti pengangkatan polip, penjaitan, dan lain-lain. Selain itu, endoskopi juga dapat digunakan untuk mengambil sampel jaringan jika dicurigai jaringan tersebut terkena kanker atau gangguan lainnya. Beberapa jenis gangguan yang dapat dilihat dengan endoskopi antara lain : abses, sirosis biliaris, pendarahan, bronkhitis, kanker, kista, batu empedu, tumor, polip, tukak, dan lain-lain.
            Prosedur medis yang menggunakan endoskopi menggunakan endoskopi mempunyai berbagai macam nama, tergantung jenis dan organ yang diperiksa. Berikut beberapa contohnya :
1.      Thorakoskopi, pemeriksaan pleura, rongga pleura, mediastinum dan perikadium (bagian paru-paru dan jantung)
2.      Proktoskopi (sigmoidoskopi dan proktosigmoidoskopi), untuk memeriksa rektum dan kolon sigmoid
3.      Laringoskopi, untuk memeriksa laring (salah satu bagian saluran napas)
4.      Laparoskopi, untuk melihat lambung, hati, dan organ-organ lain di dalam rongga perut
5.      Gastroskopi, untuk melihat dinding esofagus, lambung, dan usus halus
6.      Sistoskopi, untuk melihat saluran kencing, kandung kencing, dan prostat
7.      Kolposkopi, untuk memeriksa vagina dan mulut rahim
8.      Kolonoskopi, untuk memeriksa usus besar
9.      Bronkhoskopi, untuk melihat trachea dan cabang-cabang bronkhus (bagian dari saluran napas)    

               Kelebihan Endoskopi
            Endoskopi merupakan metode terbaik untuk mendiagnosis penyakit. Endoskopi juga dapat digunakan untuk metode terapi. Keuntungan dari endoskopi adalah sensitivitas yang tinggi serta minimnya radiasi yang dipancarkan. Endoskopi telah menjadi standar evaluasi dan pengobatan, terutama untuk kerusakan saluran pencernaan. Prosedur diagnosis dan terapi dapat dijalankan secara aman dan kompeten.
               Prinsip Kerja Fiber Optik Endoskopi


Teknik yang diterapkan dalam cara kerja endoskop sama dengan teknik yang diterapkan untuk menampilkan gambar pada tabunng sinar katoda. Endoskop berupa bundel serat optik yang terdiri dari ±50.000 helai serat sangat tipis, tiap helai bergaris tengah 8 µm ( 315 per juta inci ) dan membawa satu sinar cahaya sinar cahaya tunggal dengan intensitas tertentu.
            Sebuah endoskop memiliki panjang sekitar satu meter dan garis tengah sekitar 6 mm. Untuk pencahayaan, endoskop menggunakan sumber cahaya berupa sebuah bola lampu xenon 300 watt. Sebuah lensa dipasang di kedua ujung bundel untuk menangkap bayangan hasil pantulan, yang pada gilirannya akan diolah untuk membentuk gabar yang ditampilkan di layar vidio.
            Untuk menghasilkan gambar yang akurat di ujung penerima, tiap helai serat optik harus dipertahankan berada pada posisi tetap pada endoskop dengan tujuan untuk memetakan secara tepat posisi bagian objek yang disinari ke posisi bayangannya yang ditampilkan di layar monitor. Jika helai serat optik tidak berada pada posisi yang tetap, maka pemetaan posisi pada objek akan simpang siur dan gambar yang dihasilkan pada layar vidio akan terdistorsi . Bundel serat optik dengan helai yang diatur untuk berada pada posisi yang tetap disebut bundel koheren          
            Sebuah endoskop terdiri dari sumber cahaya (meliputi sumber dan catu daya) dan juga fiber optic yang berfungsi sebagai jalur cahaya menuju bagian yang diperiksa. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah halogen dan bola lampu meal-halogen. Bola lampu berfungsi untuk memfokuskan cahaya input pada permukaan ujung fiber optik. Sumber cahaya yang tengah dikembangkan saat ini adalah dari LED ( Light Emitting Diode)
Sesuai dengan skema tersebut  , image bandle berfungsi sebagai elemen yang mentransmisikan gambar dari dua ujung permukaan fiber menuju pangkal fiber. Pada pangkal fiber (Proximal End ) Terdapat sebuah sistem lensa yang berfungsi untuk mentransmisikan gambar dan juga menghubungkan dengan lensa okuler (untuk mengamatan) ataupun dengan vidio camera.

sumber : 
Octarina, Nynda Fatmawati, et al. (2017) "Tinjauan terhadap UU ITE untuk Penerapan Rekam Medis Berbasis Online pada Penduduk Muslim di Indonesia." AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah 5.2: 78-94.
Purwaningsih, Retno Hery (2013) “Hubungan Komunikasi Terapeutik” Fak. Ilmu Kesehatan UMP.
Suroso, Ir, M.Si. Fiber Optik.

Wahyudi, Mochamad (2011) “Mengenal Teknologi Kabel Serat Optik (Fiber Optic). Bina Sarana Informatika